Wednesday, April 2, 2008

Tinggal di negeri orang

Suami saya: "Nit, pengen deh tinggal di luar negeri. Kita pindah yuk, yaa..ke negara tetangga yang deket aja dulu"
Lain waktu lagi, sms dari suami saya: "kayaknya kita perlu tinggal di luar negeri paling ga 2 tahun deh biar bahasa inggris kita lancar deh"

Yups, berulang kali suami saya mengutarakan keinginannya untuk pindah, kerja dan bertempat tinggal di luar negeri. Saya sih berulang kali bilang ga mau, selain jauh dari keluarga besar, saya juga sudah "terlanjur" mencintai negeri sendiri hehehe..kan seenak-enaknya negara orang lebih enak negara sendiri.

Nah, suatu ketika saya membaca blog teman jauh yang domisilinya sekarang di Singapura. She used to live in Jakarta dan ini ngasih ide ke saya untuk meneruskan cerita ini ke suami.
Nita : "Yank, aku baca blog temenku yang sekarang tinggal di Singapura ngikut suaminya"
Suami : "Trus kenapa?"
Nita : "Dia cerita kalo selama ini temen-temennya pasti bilang tinggal di Singapura itu enak dengan segala macam fasilitas canggih, pusat perbelanjaan, dan keteraturannya. Tapi ternyata dia ga terlalu nikmatin tuh."
Suami : "Masa sih, emangnya kenapa?"
Nita : "Katanya di sana kalo tengah malem laper susah nyari jajanan ga kayak di Indo dan kalopun laper cuma angetin makanan n kalo ga masak ya apes aja deh :D, harga bahan pangan mahal trus "ga punya" tetangga juga."
Suami: "Iya juga sih, maka dari itu gajinya kan juga gede"
Nita : "Iya gaji gede, tapi pengeluaran juga gede. Trus dia bilang kalo Singapura itu jauh lebih enak cuma buat liburan ma blanja. Tapi kalo buat tempat tinggal, jauh lebih enak negara sendiri."
Suami: "Iya memang, aku juga ngerasain begitu kok. Luar negeri itu memang enak untuk berlibur aja. Seenak-enaknya negeri orang memang lebih enak negeri sendiri"

MERDEKA!!! :D

No comments: